Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga. Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat.Karena Engkaulah yang mempunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.

MENU

TUHAN MEMBERKATI

Hiduplah Yang Benar dan Adil

Sidikalang, 17 Juli 2017
                   Sidikalang (inhum). Jika ingin hidup dalam damai sejahtera, dan ketenangan, maka setiap insan manusia dituntut untuk hidup dalam keadilan dan kebenaran. Karena hanya dalam kebenaranlah tumbuh damai sejahtera, buka Hermin Boang Manalu dalam kegiatan kebaktian Pendidikan Agama Kristen Kementerian Agama Kabupaten Dairi (Senin, 17 Juli 2017)

            Beliau menyampaikan kepada seluruh pengawas dan staff yang hadir supaya membiasakan diri untuk hidup dalam kebenaran dan keadilan jika ingin mengharapkan hidup yang tenang dan dama sejahtera. “Seperti injil yang disampaikan kepada kita pada pagi hari ini yang diambil dari Yesaya 32:17 yaitu “Dimana ada kebenaran disitu akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketentraman untuk selama-lamanya”, ucap beliau.
            “Demikian juga halnya dalam hidup bersosial dan bermasyarakat, kita dituntut untuk selalu hidup benar dan berlaku adil terhadap sesama kita, supaya segala perselisihan, dan persoalan dapat kita hadapi dan selesaikan, bukan dihindari dan lari dari masalah. Berlaku adil dalam hidup bermasyarakat akan menghilangkan rasa iri, dengki dan perselisihan diantara kita”, tutup beliau
            Seperti yang inhum lihat dan dengar saat kegiatan kebaktian tersebut, Hermin Boang Manalu berpesan jika seorang anak manusia jauh dari Tuhan, jauh dari hidup yang benar dan adil, maka didalam hidupnya tidak akan ada damai sejahtera dan ketenangan, melainkan hanya ada kegelisahan, keraguan, dan akan selalu hidup dalam ketakutan.
            Memang jika kita introspeksi diri masing-masing dan memperbaiki segala kekurangan kita maka hidup akan jauh lebih indah jika dibandingkan dengan selalu memelihara rasa iri, dengki dan dendam. Kebaktian pagi setiap mengawali hari merupakan hal yang baik dan hendaknya terus dilakukan agar kita dapat selalu mengucap syukur atas kasih dan karunia yang diberikan Tuhan dalam hidup kita masing-masing. (R3)

 

G+